<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="111843" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Alam Semesta</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Feris Firdaus, S.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Insania Cita Press</publisher>
<dateIssued>2004</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x,188 hal; 15x21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Manusia adalah makhluk yang dilengkapi  &ldquo;Oleh Allah dengan sarana berfikir, 
namun Sayang kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya, bahkan banyak manusia yang tidak pernah &ldquo;berfikir&rdquo;. 
Buku ini mengajak manusia &ldquo;berfikir dan bernalar secara mendalam&rdquo; dan mengarahkan untuk berfilosofi secara integral sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, yang paling pertama kali wajib difikirkan secara mendalam oleh setiap manusia adatah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian segala sesuatu yang ia lihat di alam sekitar dan kejadian-kejadian . yang ia jumpai selama hidupnya. -: : Ka Manusia yang tidak memikirkan hal ini hanya akan mengetahui kenyataan kebenaran tersebut setelah ia mati, yakni ketika ia mempertanggung jawabkan &quot; segala amal perbuatannya dihadapan Allah. 
Buku ini lebih mengedepankan sisi hukum mendalam
(The law of nature) yang secara langsung mewarnai setiap sendi kehidupan umat manusia dan seluruh 
makhluk hidup yang ada. Sudah semestinya alam semesta ini diposisikan sebagai sumber hukum 
ketiga setelah Al-qur'an dan As-sunnah.</note>
<subject authority=""><topic>Hukum Islam</topic></subject>
<subject authority=""><topic>sumber hukum</topic></subject>
<subject authority=""><topic>hukum hadits</topic></subject>
<classification>274.28</classification><identifier type="isbn">9799855608</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>111843</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-05 12:14:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-05 12:14:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>