<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="123731" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Teknik Membaca</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Surastina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Elmatera</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition>Cetakan 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>vii, 120 halaman; 20 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Bibliografi: halaman 115

Dewasa ini, sebagian besar orang memperoleh informasi dan pengertahuan mel;alui membaca. Di seklah-sekolah, kampus, kantor-kantor, di perpustakaan bahkan di taman-taman banyak dijumpai orang sibuk membaca. Membaca telah menjadi aktivitas tak terpisahkan membaca dan memahami suatu bancaan sangat penting untuk dipelajari.

Mengapa banyak mahasiswa bahkan dosen gagal membuat suatu presentasi atau karya ilmia, banyak disebabkan oleh kegagalan mereka dalam membaca referensi secara cepat, tepat dan memahami isinya dengan akurat. Semakin banyak referensi yang dapat dibaca, diperlukan teknuik tertentu agar andfa m,encapai tingkat pemahaman yang terbaik.

Buku ini mengupas empat tingkat membaca, yakni  membaca tingkat dasar, membaca inspeksional, membaca analistis dan membaca sintopikal. Pada membaca analistis, disebutkan 10 rahasia menganalisis trulisan secara kritis. Bagian terakhir adalah membaca sintopikal untuk mendapatkan jawaban atas berbagai permasalahan. Membaca sintopikal menyangkut pembacaan atas beberapa jumlah paper, artikel, makalah, buku bahkan kampus dan ensiklopedi.</note>
<subject authority=""><topic>Membaca</topic></subject>
<classification>418</classification><identifier type="isbn">9786232230095</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>123731</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-05 13:54:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-05 13:54:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>